Info Mesin di Twitter

Rabu, 27 April 2011

Cara Menggunakan Mesin Bubut (seri-5)

Cara Menggunakan Mesin Bubut – Membubut dengan Faceplat

Membubut dengan Faceplate adalah membubut benda kerja yang  bentuknya tidak beraturan sehingga sulit bila menggunakan penjepitan  atau pencekaman dengan cara-cara yang telah dibahas sebelumnya.

Mesin bubut : Faceplat

Kerja persiapan

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat yang akan digunakan
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut.
  • Pemasangan benda kerja pada faceplate. Bila diperlukan gunakan angel plate dan v-block.

Langkah Kerja

  • Lepas kepala tetap dari mesin bubut.
  • Pasang faceplate sebagai pengganti kepala tetap
  • Atur posisi penjepitan benda kerja pada permukaan faceplate
  • Gunakan lubang dan alur yang  tersedia pada faceplate untuk baut-baut penjepitnya
  • Atur posisi bagian benda kerja yang akan dibubut sesuai dengan titik senter mesin
  • Benda kerja siap dibubut.

Cara Menggunakan Mesin Bubut (seri-4)

Cara Menggunakan Mesin Bubut Untuk Membubut Benda Panjang

Membubut benda panjang memerlukan peralatan tambahan.Peralatan tambahan yang sering digunakan adalah kaca mata tetap (stationery steady rests ) dan kaca mata jalan (stationery steady traveling). Kacamata tetap dan jalan digunakan untuk mendukung benda kerja panjang, sehingga kelenturan benda kerja akibat tekanan pemakanan saat dibubut dapat dikurangi. Apabila tidak dijaga, maka benda kerja cenderung tirus atau tidak meratakesilindrisannya.

Mesin bubut untuk membubut benda panjang Pemakaian kacamata jalan (traveling steady rest) dapat dilihat seperti gambar di bawah ini :

Mesin Bubut : Penggunaan kaca mata jalan

Kerja persiapan

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat yang akan digunakan
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan benda kerja
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut.

Langkah Kerja

  • Pasang kacamata pada meja mesin
  • Jepit benda kerja pada kepala tetap.
  • Atur benda kerja agar tersangga pada kacamatnya
  • Bila diperlukan jepit dengan senter jalan pada ujung yang lain
  • Benda kerja siap dibubut

Minggu, 24 April 2011

Cara Menggunakan Mesin Bubut (seri-3)

Cara Menggunakan Mesin Bubut Untuk Membubut Eksentrik

Membubut eksentrik tirus dapat dilakukan dengan  dua cara :

1. Cara pertama, Pergeseran Center

Kerja Persiapan :

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat kasar, muka, dan pahat finishing
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan benda kerja 
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut.

Pemasangan benda kerja bubut eksentrik

Langkah Kerja :

  • Bubut permukaan  benda kerja dengan pahat kasar mendekati diameter terbesar dan panjang yang diinginkan.
  • Bubut bagian muka benda kerja (dua muka) untuk menentukan sisi penandaan pergeseran senter.
  • Buat pergeseran senternya pada dua sisi penampang benda kerja

Membubut eksentris tirus dengan menggeser center

  • Tempatkan benda kerja dengan penjepitan dua senter
  • Bubut diameter luar sampai dengan ukuran diameter terbesar yang diinginkan
  • Ganti penjepitan benda kerja dengan senter yang kedua
  • Bubut bagian eksentriknya
  • Periksa kebenaran dimensi poros eksentrik yang dibuat

2. Cara kedua, Chuck Kepala Empat (Independent Chuck)

Kerja persiapan

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat kasar, muka, dan pahat finishing
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan benda kerja 
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut. 

Pemasangan benda kerja bubut pada Chuck empat kepala

Langkah Kerja :

  • Bubut permukaan benda kerja dengan pahat kasar mendekati diameter terbesar dan panjang yang diinginkan.
  • Bubut bagian muka benda kerja (dua muka) untuk menentukan sisi penandaan pergeseran senter.
  • Buat pergeseran senternya pada satu sisi penampang benda kerja
  • Tempatkan benda kerja pada chuck empat, atur  sesuai posisi senter utama
  • Bubut benda kerja sesuai dimensi yang diinginkan
  • Atur benda kerja dengan merubah posisi penjepitan sesuai sumbu eksentriknya, gunakan pointer untuk membantu pergeserannya.  
  • Bubut bagian eksentriknya
  • Periksa kebenaran dimensi poros eksentrik yang dibuat

Cara Menggunakan Mesin Bubut (seri-2)

Cara Menggunakan Mesin Bubut untuk Membubut Tirus

Membubut tirus dapat dilaksanakan dengan beberapa cara, cara yang paling mudah adalah dengan tambahan alat bubut taper, akan tetapi cara ini selain membutuhkan kelengkapan juga harus memasang perlengkapan tersebut pada meja eretan. Cara biasa adalah dengan memiringkan eretan atas dan memajukan eretan sebagai langkah pemakanan, khususnya untuk benda tirus yang pendek.

Membubut tirus, memiringkan eretan atas

Cara yang lain adalah dengan membubut antara dua senter dan menggeser posisi kepala lepas sesuai dengan tinggi kemiringan yang diinginkan.

image

Membubut tirus, dengan menggeser kepala lepas

Untuk menghitung pergeseran kepala lepas dihitung dengan rumus :

a = ( D – d ) / 2
D = diameter besar
d = diameter kecil

Karena keterbatasan sentuhan senter tetap dengan lubang senter pada benda keja , maka harga pergeseran “a” tidak lebih dari 1/50 panjang benda kerjanya.

Langkah Persiapan

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat kasar, muka, dan pahat finishing
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan benda kerja
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut. 
  • Penyetelan kemiringan sudut pada eretan atas (benda kerja pendek) atau pergeseran kepala lepas (benda kerja panjang).

Langkah Kerja

  • Bubut bagian muka benda kerja untuk menentukan titik awal
    kemiringan
  • Bubut diameter luar sampai dengan ukuran diameter terbesar yang diinginkan, gunakan pahat kasar
  • Rubah posisi pahat atau posisi kepala lepas untuk menentukan sudut kemiringannya
  • Bubut bagian tirusnya
  • Periksa kebenaran sisi dan sudut ketirusannya
  • Ganti pahat dengan pahat finishing.
  • Periksa hasil ketirusannya.

Cara Mengunakan Mesin Bubut (seri-1)

Cara Menggunakan Mesin untuk Membubut Ulir Luar dan Dalam

Persiapan

  • Tentukan putaran mesin
  • Persiapkan pahat kasar, muka, bentuk (grove), dan pahat ulir
  • Kotak kunci (tool box)
  • Pemasangan benda kerja
  • Pemasangan dan penyetelan pahat bubut. Ujung pahat harus setinggi pusat sumbu benda kerja, selanjutnya setel posisi pahat dengan alat pengukur kedudukan (lihat gambar)

Bubut : Ulir luar - Ulir dalam

Pemasangan pahat ulir mesin bubut

Pengukur kedudukan pahat ulir mesin bubut

Langkah Kerja

  • Bubut diameter luar sampai dengan ukuran diameter mayor ulir, gunakan pahat kasar
  • Ganti pahat dengan pahat bentuk.
  • Bubut bagian akhir ulir dengan pahat bentuk (membuat grove)
  • Ganti pahat dengan pahat ulir
  • Buat uliran awal  sesuai dengan bagian ulir yang dikehendaki, tempatkan pahat pada ujung benda kerja kurang lebih 0,5 mm dari benda kerjanya, majukan pahat sedikit menggores benda kerja.
  • Bubut bagian ulir yang dibuang sepanjang yang diinginkan. Pada akhir pemotongan, undurkan pahat dan matikan mesin. Jangan sampai menabrak bagian lain benda kerja.
  • Tempatkan pahat pada posisi awal sebelum pemotongan dengan memutar benda kerja searah jarum jam

Proses penguliran bubut luar

Proses penguliran bubut dalam

  • Periksa hasil ulirannya , bila sesuai dimensi yang diinginkan lanjutkan dengan bubut ulir sebenarnya.
  • Ulangi langkah pembubutan di atas, sebelumnya majukan pahat sesuai dengan ketebalan pemakanan, selesaikan sampai dengan kedalaman ulir yang ditentukan.
  • Periksa hasil uliran.

Sabtu, 02 April 2011

Cara Merawat Mesin Bubut

Seperti pada umumnya mesin, maka mesin bubut memerlukan perawatan yang baik, agar ia dapat selalu siap untuk dioperasikan. Perawatan mesin produksi dilakukan secara umum dan khusus. Petunjuk perawatan umum pada mesin bubut biasanya telah diberikan oleh pabrik pembuat mesin, sedangkan perawatan khusu harus dicari berdasarkan pengalaman dan berdasarkan teori-teori mengenai perbaikan terhadap peralatan atau mesin.
Cara Merawat Mesin Bubut
A. Perawatan Umum
Untuk menjaga agar mesin tidak cepat rusak diperlukan perawatan dan pengoperasian yang benar dan seksama.prosedur perawatan mesin bubut ini adalah:
    1. Mesin bubut ini tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung
    2. Dalam pelaksanaan perawatan seperti pengantian oli pelumasan mesin dan pemberian grease,diharuskan memakai oli yang dipersyaratkan oleh pabrik pembuat mesin
    3. Setelah selesai mengoperasikan mesin,bersihkan bagian-bagian mesin dari beram-beram hasil pemotongan dan cairan pendingin.
    4. Untuk pemasangan benda kerja pada poros utama,tidak diperkenakan memukul benda kerja secara keras dengan mengunakan palu/hammer
    5. Jaga dan perhatikan secara seksama selama pengoperasian mesin,jangan sampai beram-beram yang halus dank eras terutama beram besi tulang jatuh ke meja mesin dan terbawa oleh eretan.
    6. Setelah selesai mengoperasikan mesin,atur semua handel-handel pada posisi netral dan mematikan sumber tenaga mesin
B. Perawatan khusus
Perawatan khusus ini dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat,berdasarkan pengalaman dan buku petunjuk perawatan yang diberikan oleh pabrik pembuat mesin.